Kecelakaan Hari Ini 6 Orang Tewas Kecelakaan di Banyumas

2 min read

Kecelakaan hari ini di Jalan Raya Sokaraja-Purbalingga

Kecelakaan hari ini terjadi di Jalan Raya Sokaraja-Purbalingga, Desa Banjarsari Kidul, Kecamatan Sokaraja, Banyumas, Jateng hari Rabu 23 Juni 2021. Dilaporkan 6 orang tewas dalam kecelakaan yang melibatkan bus dan sejumlah kendaraan itu.

Kronologi kecelakaan hari ini


Sebelum kecelakaan ini terjadi bus hendak menyalip kendaraan dari arah Timur ke Barat yang diduga melaju dengan kecepatan tinggi. Pengemudi bus bermaksud mengendarai bus mendahului sebuah sepeda motor pada jalan yang lurus, melaju dari arah berlawanan mobil Daihatsu Xenia dan mobil Toyota Avanza berada di belakangnya, dan di belakangnya lagi sebuah mobil Honda Brio melaju pada saat yang bersamaan.
Akhirnya bus tersebut menabrak mobil Xenia, dan mobil Avansa yang juga tertabrak oleh mobil Honda Brio di belakangnya.

Kondisi setelah kecelakaan hari ini


Akibat kecelakaan terparah dialami oleh mobil Xenia dan Avansa. Dilaporkan 5 orang meninggal di lokasi kecelakaan dan 1 orang dilaporkan meninggal di rumah sakit. 5 orang korban meninggal di tempat kejadian berasal dari penumpang kendaraan Xenia, 1 orang korban yang meninggal di rumah sakit adalah penumpang kendaraan Avansa. Pengemudi bus telah diamankan oleh pihak berwajib yang juga sedang melakukan penyelidikan terkait kecelakaan maut ini.

Rekomendasi sementara sebagai pembelajaran

Agar tidak terjadi tabrakan beruntun berikut adalah rekomendasi dan tips untuk mengindarinya:

  1. Jangan memaksakan diri
    Sikap sabar sangat diperlukan dalam mengemudi karena kita tidak hanya bertanggung jawab terhadap nyawa kita sendiri tapi juga nyawa orang lain baik di kendaraan kita maupun bukan. Bila melihat situasi tidak memungkinkan untuk mendahului segera batalkan, utamakan keselamatan diri sendiri dan keselamatan orang lain. Alangkah bahagianya keluarga kita ketika kita jumpai atau kita kunjungi melihat kita dalam keadaan sehat, selamat dan bahagia juga. Rasakan bila keluarga kita di rumah diberitahukan lewat telpon bahwa kita sudah tiada dalam perjalanan, sakit bukan gaes lur. Sakitnya lebih dari ditinggal pacar.
  2. Jaga jarak
    Selalu tanamkan harus Jaga Jarak dalam berkendara keseharian kita karena menjaga jarak dengan kendaraan di depan dan belakang kita merupakan hal mendasar yang harus kita selalu ingat dan praktekkan. Berapa jarak aman yang direkomendasikan?. Minimal jarak kita dengan jarak kendaraan di depan dan belakang kita adalah berjarak tiga mobil hingga 100 meter sehingga memungkinkan kita untuk bermanuver mendadak apabila ada kondisi bahaya dan tidak terduga.
  3. Fokus atau konsentrasi
    Akan sia-sia usaha kita dalam menjaga jaga jarak aman akan tetapi pengemudi tidak bisa fokus atau konsentrasi. Mengantuk, hilang konsentrasi, dan lapar merupakan awal mula sebuah kecelakaan bisa terjadi bagi pengemudi yang memaksakan diri untuk terus berada di balik setir. Jika merasakan ketiga kondisi di atas sebaiknya segera istirahat, makan dan atur ulang perjalanan Anda. Bukan hanya kecelakaan beruntun, tiga kondisi di atas bisa jadi sangat berbahaya jika dialami oleh pengemudi. Maka pastikan diri Kita selalu fokus dan konsentrasi dalam mengemudikan kendaraan.
  4. Merawat peralatan keselamatan kendaraan
    Rem, persneleng, kampas rem, sabuk pengaman, kaca spion, kebersihan kaca depan dan lampu-lampu wajib hukumnya selalu berada dalam kondisi terbaiknya sewaktu mengemudikan mobil. Mati lampu sign misalnya, apabila ada kendaraan di depan kita akan berbelok ke kanan ternyata kondisi kendaraannya sedang mati lampu sign-nya kendaraan di belakangnya tidak terkomunikasikan keadaan tersebut sehingga tetap tancap gas padahal kendaraan di depannya posisi akan berbelok. Tabrakan beruntun akan sulit dihindari apabila terdpat kondisi yang seperti itu.
  5. Tingkatkan kewaspadaan
    Mengemudi adalah sebuah hal yang dilakukan terus menerus yang membutuhkan kewaspadaan selain konsentrasi baik waspada terhadap panel-panel kendaraan maupun kondisi di luar kendaraan. Sebaiknya harus waspada dengan cara mengamati manuver maupun sikap yang akan dilakukan oleh kendaraan di depan atau samping dan belakang kita dengan menggunakan kebiasaan melihat sisi depan, kanan, kiri dan belakang selama mengemudi dengan kaca spion, kamera atau sinyal (kendaraan tipe safety yang mumpuni).
    Dengan selalu menjaga level kewaspadaan yang tinggi maka kita dapat mengambil keputusan dan tindakan untuk menghindari sejumlah manuver dadakan dari kendaraan di depan dan belakang dengan cepat dan tepat.

Simak video Kecelakaan Hari Ini 6 Orang Tewas Kecelakaan di Banyumas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *