Kecelakaan Hari ini di Malang: Setelah Bertugas Memakamkan Jenazah, Mengalami Kecelakaan dan 1 Tewas

2 min read

kecelakaanhariini.com di malang
kecelakaanhariini.com di malang
kecelakaanhariini.com di malang

Kecelakaan hari ini di Malang terjadi pukul 01.30 dini hari tadi pada tanggal 28 Juni 2021, saat seorang pengawal mobil ambulance Public Safety Center (PSC) 119 Dinas Kesehatan Kota Malang, yang menewaskan seseorang yang berinisial CAP (24). Korban diketahui mengalami kecelakaan setelah memakamkan jenazah Covid-19 di TPU Sukun.

Kecelakaan tersebut terjadi di simpang empat Jalan Danau Raya Kerinci Raya – Jalan Danau Bratan Kota Malang, Kelurahan Sawojajar Kecamatan Kedungkandang Kota Malang (lihat gambar peta).

Urutan terjadinya kecelakaan hari ini di Malang


CAP yang mengendarai Sepeda motor N-Max berkendara dari arah timur hendak ke barat Jalan Danau Raya Kerinci Raya – Kalan Danau Bratan Kota Malang. Saat korban berada di persimpangan Jalan Danau Raya Kerinci Raya – Jalan Danau Bratan Kota Malang, sementara itu pada saat yang sama sebuah truk Box Mitsubishi yang dikendarai, inisial FI, warga Kota Batu berjalan di jalur utama dari utara ke selatan Jalan Danau Raya Kerinci Raya – Kalan Danau Bratan Kota Malang, dan dugaan sementara korban mengendarai kendaraannya tidak mendahulukan truk yang berjalan di jalur utama, yakni arah utara ke selatan. Sehingga kecelakaan antara motor N-Max yang dikendarai oleh saudara CAP dan truk box yang dikendarai oleh saudara FI tidak terelakkan lagi. Duaar ….

Setelah Kecelakaan hari ini di Malang


Dari informasi yang didapatkan diketahui korban mengalami luka di kepala, kepala korban bengkak dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Jenazah langsung dibawa ke kamar mayat Rumah Sakit dr Syaiful Anwar (RSSA) Kota Malang.
Motor korban dengan merek N-Max diketahui dalam kondisi ringsek di bagian badan depan sepeda motor, Sementara untuk truk box dilaporkan bagian kanannya pecah, kaca bagian depan pecah dan bodi depan penyok.

Rekomendasi agar tidak terjadi seperti kecelakaan hari ini di Malang

  1. Fokus dalam berkendara,
  2. Apabila merasa kurang istirahat jangan memaksakan diri. Bisa meminta bantuan saudara atau tetangga untuk menjemput dan mengantar pulang ke rumah. Intinya melakukan penilaian kesehatan, kesiapan, kesiap-siagaan pada diri sendiri.
  3. Memahami peraturan, norma dan etika berlalu lintas, seperti mendahulukan kendaraan di jalur utama
  4. Mematuhi peraturan, norma dan etika berlalu lintas, seperti mendahulukan kendaraan di jalur utama.

Nukilan Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) UU Nomor 22 Tahun 2009

Bila kita membaca kembali peraturan berkendara yang ada di Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ) Nomor 22 tahun 2009, dimana telah diatur kendaraan yang terlebih dahulu wajib diberikan hak jalan. Seperti disebutkan dalam UU Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Pasal 105, setiap orang yang menggunakan jalan wajib berperilaku tertib. Tertib di sini yaitu dengan mematuhi segala peraturan dan mengedepankan peraturan dan etika berkendara, yang sudah ditetapkan di dalam undang-undang.

Berikut kendaraan yang wajib diberikan hak utama menurut Pasal 113. Ayat satu menyebutkan, pada persimpangan sebidang yang tidak dikendalikan dengan Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas, Pengemudi wajib memberikan hak utama kepada:

  1. Kendaraan yang datang dari arah depan dan (atau) dari arah cabang persimpangan yang lain jika hal itu dinyatakan dengan Rambu Lalu Lintas atau Marka Jalan,
  2. Kendaraan dari jalan utama, jika pengemudi tersebut datang dari cabang persimpangan yang lebih kecil atau dari pekarangan yang berbatasan dengan Jalan,
  3. Kendaraan yang datang dari arah cabang persimpangan sebelah kiri, jika cabang persimpangan 4 (empat) atau lebih dan sama besar,
  4. Kendaraan yang datang dari arah cabang sebelah kiri di persimpangan 3 (tiga) yang tidak tegak lurus,
  5. Kendaraan yang datang dari arah cabang persimpangan yang lurus pada persimpangan 3 (tiga) tegak lurus. Lalu pada ayat kedua dkatakan, jika persimpangan dilengkapi dengan alat pengendali Lalu Lintas yang berbentuk bundaran, Pengemudi harus memberikan hak utama kepada Kendaraan lain yang datang dari arah kanan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *